·         Pengertian Diskriminasi

Diskriminasi adalah perlakuan pengucilan atau pembedaan yang secara langsung atau tidak langsung terhadap orang atau kelompok dengan didasarkan pada ras, gender,  agama, umur, status sosial, status ekonomi, bahasa, keyakinan politik, atau karakteristik lainnya.


·         Contoh Tindakan Diskriminasi
v  Diskriminasi terhadap penyandang cacat
Seringkali kita membaca dalam pengumuman sebuah ajang kompetisi olah raga yang kebanyakan calon pesertanya harus sehat jasmani dan rohani. Mereka berfikir bahwa hanya peserta yang sehat jasmani dan rohani yang mampu berkompetisi, sedangkan mereka menganggap remeh peserta yang memiliki kekurangan fisik. Mereka selalu memandang bahwa orang yang cacat itu tidak layak untuk bersaing dengan peserta yang memiliki fisik sempurna. Mereka tidak pernah memilih untuk dilahirkan seperti itu, karena mereka memang tidak punya pilihan. Keterbatasan tidak membuat mereka lantas menyerah dengan keadaan, justru keterbatasan membuat mereka untuk terus berjuang. Contohnya saja seorang yang tidak memiliki tangan dan kaki mereka antusias mengikuti ajang kompetisi renang untuk unjuk kemampuan. Seperti contoh yang terlihat pada salah satu atlet cacat ketika berkompetisi renang, ia pun terpaksa melepas kaki palsunya karena ia memilih menggunakan kakinya sendiri lantaran untuk lebih memudahkan berenang. Meski tanpa kaki palsu, seorang penyandang cacat itu masih bisa melintasi lintasan kolam renang.

Cara Penyelesain
Kita seharusnya lebih menghormati dan menghargai keberadaan mereka di tengah kondisi ketidaksempurnaan mereka. Tidak seharusnya kita mengucilkan mereka, bagaimanapun juga mereka adalah makhluk ciptaan Tuhan yang sama derajatnya seperti kita, hanya saja fisik mereka tidak sesempurna fisik yang kita miliki.
Kita bisa membantu mereka dengan memberi kaki palsu atau tangan palsu untuk mempermudah aktivitas mereka. Kita juga harus memberi semangat dan motivasi untuk mereka karena mereka juga bisa melakukan hal yang sama seperti orang yang normal. Jika mereka selalu berusaha dan optimis bahwa mereka bisa, sangat mungkin sekali mereka bisa menyaingi orang normal pada umumnya.




·         Pengertian Etnosentrisme
Etnosentris adalah persepsi yang dimiliki oleh individu yang menganggap bahwa budayanya adalah yang terbaik diantara budaya-budaya yang dimiliki oleh orang lain atau pandangan yang meremehkan masyarakat atau kebudayaan lain.
·         Contoh Tindakan Etnosentrisme
Contoh perilaku carok dalam masyarakat Madura. Carok adalah tindakan atau upaya pembunuhan yang dilakukan oleh seorang laki-laki apabila harga dirinya merasa terusik. Secara sepintas, konsep carok dianggap sebagai perilaku yang brutal dan tidak masuk akal. Hal itu terjadi apabila konsep carok dinilai dengan pandangan kebudayaan kelompok masyarakat lain yang beranggapan bahwa menyelesaikan masalah dengan menggunakan kekerasan dianggap tidak masuk akal dan tidak manusiawi. Namun, bagi masyarakat Madura, harga diri merupakan konsep yang sakral dan harus selalu dijunjung tinggi dalam masyarakat. Oleh karena itu, terjadi perbedaan penafsiran mengenai masalah carok antara masyarakat Madura dan kelompok masyarakat lainnya karena tidak adanya pemahaman atas konteks sosial budaya terjadinya perilaku carok tersebut dalam masyarakat Madura. Contoh etnosentrisme dalam menilai secara negatif konteks sosial budaya terjadinya perilaku carok dalam masyarakat Madura tersebut telah banyak ditentang oleh para ahli ilmu sosial.

·         Cara Penyelesaian

Dengan cara mediasi untuk menyatukan kedua belah pihak yang bersengketa agar mendapatkan jalan keluar dalam masalah tersebut. Harus ada penengah yang ditunjuk dari kedua belah pihak yang sama-sama bersengketa, yang mana keputusannya harus diterima oleh kedua belah pihak Jika mediasi tidak bisa menyelesaikan masalah tersebut, maka jalan keluar yang lain adalah lembaga kepolisian untuk mengambil alih penyelesaian carok tersebut. Polisi hanya sebagai batas keamanan saja bukan menyelesaikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini